Latar Belakang
 

 

Data tentang situasi anak di Indonesia menunjukkan bahwa masih banyak tantangan dalam upaya pemenuhan hak anak. Menurut data BPS tahun 2006, masih terdapat anak terlantar sebanyak 17.694.000 jiwa.

Undang-undang RI no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, mengemukakan bahwa setiap anak diatur hak-haknya untuk dapat memperoleh identitas, kebebasan, pendidikan, hiburan, perlindungan, dan layanan kesehatan.

Hasil Kajian Anggaran Pro-Anak Indonesia (CBA) yang dilakukan Universitas Diponegoro tahun 2010 menunjukkan bahwa Anggaran bagi Pemenuhan Hak Anak hanya 4.5% dari keseluruhan APBN tahun 2010, hanya 1% di antaranya yang dapat dinikmati anak dalam bentuk pelayanan perlindungan anak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa setiap tahun sekitar 20 bayi per 1.000 kelahiran hidup, meninggal dalam 0-12 hari pasca kelahiran. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar Depkes 2007, kematian menyumbangkan persentase terbesar dari angka kematian balita (AKB), yang mencapai 36 per 1000 kelahiran hidup

Berkaitan masalah-masalah tersebut, dan bagaimanakah konsep, solusi strategis dapat diterapkan, akan dikaji pada Seminar Nasional dengan tema Dunia Layak Anak (world fit for children) dalam rangka Dies Natalis Universitas Diponegoro yang ke-55 tahun 2012.

Kegiatan ini bekerja sama dengan berbagai lembaga dunia yang memiliki andil cukup besar dalam pembangunan kesehatan dan perlindungan anak yaitu UNICEF dan WHO.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi : http://www.fkm.undip.ac.id/wffcseminar

atau

http://www.fkm.undip.ac.id